Sabtu, 06 Oktober 2012

Sistem Informasi


Sistem Informasi, terdiri dari beberapa kalimat yaitu Sistem yang berarti kumpulan beberapa system yang berkaitan satu sama lain yang mempunyai tujuan akhir yang sama. Sementara Informasi itu sendiri merupakan data yang telah diolah menjadi bermanfaat bagi si penerima yang berupa fakta. Jadi, system informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.
Penerapan system informasi yang saya lakukan dengan membuat program java berupa inversi matematika. Dengan membuat coding yang sudah berurut dan sesuai dengan aturan yang ada. Program yang ada telah berhasil di jalankan lalu saya membuat Logika pemrogramannya. Logika pemrograman itu sendiri merupakan penjelasan dari beberapa coding-an yang telah saya buat pada program. Program dan logika pemrograman telah rapi lalu saya share di blog.
Berikut merupakan Program dan Logika Pemrograman dari inversi matematika yang telah  dibuat :


Program





Output
 

 
Listing Pemrograman

det.  import java.io.*; digunakan untuk pemanggilan package tertentu yang terbentuk dalam format java. Public static void main (String []args) {, berfungsi bahwa kode program ini dijalankan dalam method main.
System.out.println("");
          System.out.println("=======INVERS=======");
          System.out.println("Ordo Matriks = 2 x 2");
          int [][]matrika = new int[2][2];
Peng-inputan tanpa memunculkan kotak dialog. Dengan penggunaan array yang berbatas sampai dengan [2][2]. Yaitu pembuatan matriks dengan ber-ordokan 2*2. Pada praktikum kali ini akan melakukan proses Invers Matriks.
System.out.println("Masukan Elemen Matriksnya:");
          for(int i=0;i<2;i++) {
              for(int j=0;j<2;j++){
                   System.out.print("Elemen ["+(i+1)+","+(j+1)+"]: ");
                   matrika[i][j]=Integer.parseInt(input.readLine());}}
for(int i=0;i<2;i++){, pengulangan akan dieksekusi dengan berawal dari variable I = 0, setiap variable akan bertambah 1 untuk melakukan pengulangan (looping) sampai indeks terakhir sesuai yang dimasukkan, dimana I harus berkondisi < dari 2. Setelah syarat peloopingan terpenuhi maka akan tercetak ‘|’. Begitu juga pada kolom akan tetapi pada kolom variable untuk kolom adalah j.
          Hasil inputan akan tercetak dimulai dari memenuhi baris pertama kemudian diteruskan untuk memenuhi baris kedua. [i] merupakan baris pada program ini dan [j] merupakan kolom.
System.out.println("");
          System.out.println("Matriknya: ");
          for(int i=0;i<2;i++){
              System.out.print("|");
              for(int j=0;j<2;j++){
                    System.out.print(" "+matrika[i][j]+" ");}
               System.out.println("|");}
          Pencetakan ‘Matriksnya :’ dengan hasil inputan matriks yang diawali dengan tanda ‘|’ yang akan terisi dengan matriks elemen i dan j dan akan diakhiri dengan tanda yang sama pula yaitu ‘|’.
System.out.println("");
          float dtr=(matrika[1][1]*matrika[0][0])-(matrika[1][0]*matrika[0][1]);
          System.out.println("Determinannya: "+dtr);
          int temp=matrika[0][0];
          matrika[0][0]=matrika[1][1];
          matrika[1][1]=temp;
          matrika[0][1]=matrika[0][1]*-1;
          matrika[1][0]= matrika[1][0]*-1;
          System.out.println("");
          Perhitungan dideklarasikan dengan float, yaitu agar dapat melakukan perhitungan bilangan bulat. Dengan operasi perhitungannya dtr = ((a11*a00)-(a10*a01)), yang akan ditempel hasilnya pada determinannya :+dtr. Lalu a00, a00 berpindah menjadi a11, a11 berubah tempat menjadi a00. A01 tidak berpindah tempat tetapi hanya dikali dengan -1. Begitupun a10 juga dikalikan dengan -1.
System.out.println("Adjointnya: ");
          for(int i=0;i<2;i++){
              System.out.print("|");
              for(int j=0;j<2;j++){
                   System.out.print(" "+matrika[i][j]+" ");}
               System.out.println("|");}
           System.out.println("");
for(int i=0;i<2;i++){, pengulangan akan dieksekusi dengan berawal dari variable I = 0, setiap variable akan bertambah 1 untuk melakukan pengulangan (looping) sampai indeks terakhir sesuai yang dimasukkan, dimana I harus berkondisi < dari 2. Setelah syarat peloopingan terpenuhi maka akan tercetak ‘|’. Begitu juga pada kolom akan tetapi pada kolom variable untuk kolom adalah j.
          Pencetakan ‘Adjointnya :’ dengan hasil inputan matriks yang diawali dengan tanda ‘|’ yang akan terisi dengan matriks elemen i dan j dan akan diakhiri dengan tanda yang sama pula yaitu ‘|’.
          System.out.println("Matrik Inversnya: ");
           for(int i=0;i<2;i++) {
                System.out.print("|");
                for(int j=0;j<2;j++){
                     System.out.print(" "+matrika[i][j]*(1/dtr)+" ");}
                System.out.println("|");}
           System.out.println("");}}
for(int i=0;i<2;i++){, pengulangan akan dieksekusi dengan berawal dari variable I = 0, setiap variable akan bertambah 1 untuk melakukan pengulangan (looping) sampai indeks terakhir sesuai yang dimasukkan, dimana I harus berkondisi < dari 2. Setelah syarat peloopingan terpenuhi maka akan tercetak ‘|’. Begitu juga pada kolom akan tetapi pada kolom variable untuk kolom adalah j.
          Pencetakan ‘Adjointnya :’ dengan hasil inputan matriks yang diawali dengan tanda ‘|’ yang akan terisi dengan pengoperasian inver matriks adalah (setiap adjoint matriks dikali dengan 1/dtr).  dan akan diakhiri dengan tanda yang sama pula yaitu ‘|’ jika setiap baris telah terpenuhi.

Demikian impementasi yang telah saya lakukan dalam system informasi. Semoga bermafaat J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar